Ketua DPD LSM Prabu Bali Jalin Silahturahmi Sekaligus Minta Kalapas Tabanan Klarifikasi Terkait Berita Yang Beredar



Tabanan - Dalam kunjungan ketua DPD LSM Prabu Bali di Lapas Kelas II Tabanan untuk bertemu dengan Kalapas Tabanan yang bertujuan mengklarifikasi sesuatu yang perlu dijernihkan .Senin(06/02/2023)pagi.


Dalam kunjungan tersebut Ketua DPD LSM Prabu Mujiardi Santoso disambut baik oleh Kalapas HERI ARIS S dan kasubsi I Gede Komang Werdi di ruang kerja Kalapas.


Kemudian Ardi nama sapaan ketua LSM Prabu memaparkan perihal terkait persoalan awak media yang bersilahturahmi ke Lapas,pada hari Jumat 27/01/2023 lalu.


Dimana berita tersebut ditulis dalam media online bahwa Kalapas Tabanan bertindak arogansi dan kurang menghargai wartawan yang datang pada saat itu.


Lalu Ardi(ketua LSM Prabu Bali) melontarkan suatu pertanyaan terkait KTA PERS(kartu tanda anggota) dari wartawan yang niatnya ingin bersilahturahmi dan dimana Kalapas mengatakan bahwa KTA/id card seperti ini bisa dibuat dengan harga Rp.20.000(dua puluh ribuan) kepada para awak media yang datang pada saat itu.


Apa benar pak Kalapas menanyakan identitas wartawan tersebut?,tanya Ardi.Lalu jawab Kalapas iya Benar karena saya kan belum kenal dengan wartawan tersebut,ucap Kalapas.


"Yang jelas saya(Kalapas)tidak mengatakan sedemikian rendahnya,"sambung  kalapas.Justru saya welcome kepada wartawan,tegas Heri Aris.


Oleh karena ada suatu pekerjaan maka Saya meminta kepada kasubsi untuk menemani rekan-rekan wartawan.


Dalam kesempatan perjumpaan dengan Ketua LSM Prabu Bali dan juga Kaperwil Bali Timsus Media Mujiardi Santoso,Kalapas Tabanan Heri Aris mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.


Begitu juga dengan Ardi ketua DPD LSM Prabu Bali ucapkan terima kasih atas kesediaannya menerima kehadiran kami.


Semoga dengan adanya pertemuaan ini,komunikasi dan hubungan kita terjalin baik.kata Ardi.


Kedepan kita bisa jadi partner atau mitra dalam mempublikasikan kegiatan atau program dari Lapas Kelas II B Tabanan,Kata Kalapas kepada Ardi.  (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama